Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Yakinlah Tuhan Pasti bersamamu

Gambar
KEPASRAHAN TOTAL




Mengapa engkau sangat bersusah hati?. Biarkanlah Aku yang menangani seluruh kekhawatiranmu. Aku akan mengatasinya

Aku akan mengambil alih kesusahanmu,hanya saja apabila engkau sanggup untuk pasrah diri secara total kepadaKu. Untuk itulah Aku sedang menunggumu

Apabila engkau memasrahkan dirimu secara penuh kepadaKu. Maka engkau tak perlu lagi mengkhawatirkan apapun juga. Singkirkanlah semua ketakutan dan kebingungan

Serahkanlah seluruh persoalan itu kepadaKu dan berkatalah,”ya Tuhan mohon bantuanMu untukMengatasinya.Apapun kehendakMu,jadilah!”Terimakasih Tuhan,dengan segala sesuatunya yang berada dibawah kendaliMu,kutahu bahwa segala sesuatunya akan terjadi sesuai dengan apa yang terbaik untukku

Apabila engkau menjadi khawatir,maka itu merupakan pertanda bahwa engkau tidak percaya bahwa engkau sebenarnya dicintai dan dihargai,bahwa Aku memegang kendali atas kehidupanmu dan bahwa tak ada sesuatupun yang bisa lolos dariKu.

Engkau tidak perlu mengkhawatirkan apa yang akan…

Japa Yoga Sadhana

Gambar
SEBERAPA PENTINGKAH MENGUCAPKAN MANTRA SUCI?

Dalam falsafah ajaran Bhakti,mantra identik dengan kekuatan (devata) yang hendak direalisasikan melalui pengucapan mantra itu.Seseorang yang menggunakan mantra dengan benar akan sampai pada perwujudan kekuatan (bentuk rohani) yang terkandung didalam mantra itu. Sebagai ilustrasi,dalam jagat “per-leak-an” misalnya,tingkatan ilmu salah satunya ditandai dengan penggunaan mantra yang berbeda. Mantra mantra yang digunakan,secara produktif akan mencetak “wujud ghaib” seperti yang diharapkan oleh mantra itu.Mantra gegendu misalnya menampilkan bentuk halus binatang berkaki tiga (sapi,kambing,dsb), mantra pudak setegal menghadirkan wujud halus berupa wanita cantik,dst-nya. Efek penggunaan mantra yang telah mendarah daging (membathin) pada gilirannya dapat memberikan vibrasi tertentu kedalam pikiran dan mempengaruhi suasana hati orang yang mengucapkannya.Sebab itu,mantra yang baik hendaknya mengandung karakter Ketuhanan (devata) dan bukan mengandung…

Jimat Pengimpas Baya - cetik - black magic

Gambar
Menggunakan Aji Pengimpas-impas
Hakekat pengimpas-impas adalah pesinglar yakni sebuah ikhtiar magis bagaimana agar kita terhindar dari hal negative yang tidak diharapkan (sapakriyaning ala) khususnya dengan mendayagunakan kekuatan niskala tertentu. Sebagai ikhtiar untuk mendapatkan keselamatan dari segala bencana,pengimpas-impas hampir sama dengan sarana magis lainnya seperti penulak baya,jagasatru,pemiak,pematuh,pemunah dan sebagainya. Perbedaannya terletak pada karakter dan cara kerja pengimpas impas yang relative lebih “soft” /lembut (efeknya tidak frontal). Jika orang yang menggunakan pengimpas impas “terserang” oleh kekuatan yang bersifat destruktif (ala) maka serangan itu tidak akan mengenai orang ybs, karena kekuatan ghaib pengimpas-impas dapat membuat serangan itu luput dari sasaran. Kehebatan kekuatan pengimpas impas adalah pada kemampuannya untuk membuat sapakriyaning ala yang mungkin terjadi “minggir”(mimpas) sehingga pemakainya terhindar dari serangan tersebut.Karena itu …

Leyak Metapa dikala purnama

Gambar
TERKAIT HARI PURNAMA,APAKAH LEAK MEMAKNAI HARI SUCI INI SECARA KHUSUS?
Secara umum Purnama dan Tilem diyakini sebagai hari suci,dimana banyak aktivitas rerahinan/yadnya dilakukan pada hari ini termasuk upaya penyucian diri/ mahening hening,amupug raga wighna ring sarira, metirta gocara dan berbagai bentuk pemujaan kehadapan Hyang Widhi. Purnama dikaitkan dengan Peyogaan Sanghyang Wulan/Candra,sedangkan Tilem dihubungkan dengan hari peyogaan Sanghyang Surya. Surya-Candra atau Purnama Tilem,keduanya ini sering pula disebut hari pesucian Sanghyang Rwa-bhineda. Salah satu ritual unik yang secara tradisional dipercaya dilakukan oleh pengikut wama marga atau penganut paham black magic (penekun aji ugig) pada saat bulan purnama adalah melakukan latihan mengasah daya cipta yang sangat diperlukan untuk mempertajam kemampuan aji pengacep yang dimilikinya. Hal ini dilakukan dengan menatap bentuk Sanghyang Candra (bulan) itu saat tengah malam,kemudian memvisualnya dalam selaning lelata.tentu saj…